interval nada dari nada kesatu ke nada ketiga disebut – Dalam dunia musik, memahami interval nada adalah kunci untuk membangun melodi dan harmoni yang menarik. Interval nada merupakan jarak antara dua nada, dan salah satu interval yang paling fundamental adalah interval nada dari nada kesatu ke nada ketiga. Interval ini, yang disebut tertis, memainkan peran penting dalam menentukan karakteristik tangga nada dan akord.
Tertis dapat berupa mayor atau minor, tergantung pada jarak antara nada kesatu dan nada ketiga. Dalam tangga nada mayor, tertisnya adalah mayor, sementara dalam tangga nada minor, tertisnya adalah minor. Memahami perbedaan ini sangat penting dalam komposisi musik, karena tertis menentukan warna dan nuansa melodi dan akord.
Interval Nada
Interval Nada merupakan jarak antara dua nada dalam musik. Interval ini diukur berdasarkan jumlah tangga nada yang dilewati, baik secara naik maupun turun. Dalam memahami interval nada, kita perlu memahami bahwa jarak antara dua nada tidak selalu sama, karena sistem nada musik memiliki tangga nada yang berbeda-beda, seperti diatonis, pentatonis, dan kromatis. Interval nada menjadi dasar penting dalam memahami harmoni dan melodi dalam musik.
Jenis-Jenis Interval Nada
Interval nada diklasifikasikan berdasarkan jumlah tangga nada yang dilewati dan kualitasnya. Berikut beberapa jenis interval nada yang umum:
- Interval Nada Sempurna: Interval ini terjadi ketika dua nada memiliki jarak yang tepat, tanpa adanya penambahan atau pengurangan setengah nada. Contohnya, interval antara C dan G adalah interval sempurna kelima.
- Interval Nada Mayor: Interval ini terjadi ketika dua nada memiliki jarak yang lebih besar dibandingkan dengan interval sempurna, dengan penambahan setengah nada. Contohnya, interval antara C dan E adalah interval mayor ketiga.
- Interval Nada Minor: Interval ini terjadi ketika dua nada memiliki jarak yang lebih kecil dibandingkan dengan interval sempurna, dengan pengurangan setengah nada. Contohnya, interval antara C dan Eb adalah interval minor ketiga.
- Interval Nada Augmented: Interval ini terjadi ketika dua nada memiliki jarak yang lebih besar dibandingkan dengan interval mayor, dengan penambahan satu nada penuh. Contohnya, interval antara C dan E# adalah interval augmented ketiga.
- Interval Nada Diminished: Interval ini terjadi ketika dua nada memiliki jarak yang lebih kecil dibandingkan dengan interval minor, dengan pengurangan satu nada penuh. Contohnya, interval antara C dan Db adalah interval diminished ketiga.
Tabel Interval Nada
Jenis Interval | Rumus Perhitungan | Contoh |
---|---|---|
Interval Sempurna Pertama | Nada pertama – Nada pertama | C – C |
Interval Sempurna Kedua | Nada pertama – Nada kedua | C – D |
Interval Sempurna Kelima | Nada pertama – Nada kelima | C – G |
Interval Sempurna Kedelapan (Oktaf) | Nada pertama – Nada kedelapan | C – C’ |
Interval Mayor Kedua | Nada pertama – Nada kedua + setengah nada | C – D# |
Interval Mayor Ketiga | Nada pertama – Nada ketiga + setengah nada | C – E |
Interval Mayor Keenam | Nada pertama – Nada keenam + setengah nada | C – A |
Interval Mayor Ketujuh | Nada pertama – Nada ketujuh + setengah nada | C – B |
Interval Minor Kedua | Nada pertama – Nada kedua – setengah nada | C – Db |
Interval Minor Ketiga | Nada pertama – Nada ketiga – setengah nada | C – Eb |
Interval Minor Keenam | Nada pertama – Nada keenam – setengah nada | C – Ab |
Interval Minor Ketujuh | Nada pertama – Nada ketujuh – setengah nada | C – Bb |
Interval Augmented Kedua | Nada pertama – Nada kedua + satu nada penuh | C – D## |
Interval Augmented Ketiga | Nada pertama – Nada ketiga + satu nada penuh | C – E# |
Interval Augmented Keenam | Nada pertama – Nada keenam + satu nada penuh | C – A# |
Interval Augmented Ketujuh | Nada pertama – Nada ketujuh + satu nada penuh | C – B# |
Interval Diminished Kedua | Nada pertama – Nada kedua – satu nada penuh | C – Dbb |
Interval Diminished Ketiga | Nada pertama – Nada ketiga – satu nada penuh | C – D |
Interval Diminished Keenam | Nada pertama – Nada keenam – satu nada penuh | C – Ab |
Interval Diminished Ketujuh | Nada pertama – Nada ketujuh – satu nada penuh | C – Bb |
Nada Kesatu dan Nada Ketiga
Nada kesatu dan nada ketiga merupakan dua nada penting dalam tangga nada, yang berperan dalam menentukan karakteristik dan identitas sebuah tangga nada. Keduanya membentuk interval yang menentukan jenis tangga nada, baik mayor maupun minor.
Identifikasi dan Fungsi Nada Kesatu dan Nada Ketiga
Nada kesatu, yang juga dikenal sebagai tonika, merupakan nada dasar dan titik awal tangga nada. Nada ini memberikan fondasi dan pusat gravitasi untuk melodi dan harmoni dalam sebuah tangga nada. Nada ketiga, di sisi lain, memberikan warna dan karakteristik khas pada tangga nada.
- Nada kesatu berfungsi sebagai titik awal dan akhir melodi, memberikan rasa stabilitas dan resolusi.
- Nada ketiga menciptakan ketegangan atau relaksasi, tergantung pada jenis tangga nada.
- Nada ketiga dalam tangga nada mayor menciptakan perasaan gembira dan optimis, sementara nada ketiga dalam tangga nada minor memberikan nuansa melankolis atau dramatis.
Menentukan Interval Nada dari Nada Kesatu ke Nada Ketiga
Interval nada dari nada kesatu ke nada ketiga dihitung berdasarkan jarak antara kedua nada tersebut dalam tangga nada. Jarak ini diukur dalam satuan “step” (langkah) dan “half step” (setengah langkah).
Dalam Tangga Nada Mayor
Interval nada dari nada kesatu ke nada ketiga dalam tangga nada mayor adalah mayor third (tersier mayor), yang terdiri dari 4 step atau 2 whole step dan 1 half step. Sebagai contoh, dalam tangga nada C mayor, nada kesatu (C) ke nada ketiga (E) memiliki jarak 4 step, yaitu C-D-E, atau 2 whole step (C-D, D-E) dan 1 half step (E-F).
Dalam Tangga Nada Minor
Interval nada dari nada kesatu ke nada ketiga dalam tangga nada minor adalah minor third (tersier minor), yang terdiri dari 3 step atau 1 whole step dan 2 half step. Sebagai contoh, dalam tangga nada A minor, nada kesatu (A) ke nada ketiga (C) memiliki jarak 3 step, yaitu A-B-C, atau 1 whole step (A-B) dan 2 half step (B-C, C-D).
Contoh: Tangga Nada C Mayor dan A Minor
Berikut adalah contoh perhitungan interval nada dari nada kesatu ke nada ketiga dalam tangga nada C mayor dan A minor:
Tangga Nada | Nada Kesatu | Nada Ketiga | Interval | Step |
---|---|---|---|---|
C Mayor | C | E | Mayor Third | 4 step (C-D-E) |
A Minor | A | C | Minor Third | 3 step (A-B-C) |
Dalam tangga nada C mayor, interval dari nada kesatu (C) ke nada ketiga (E) adalah mayor third (4 step). Dalam tangga nada A minor, interval dari nada kesatu (A) ke nada ketiga (C) adalah minor third (3 step). Perbedaan ini menciptakan karakteristik yang berbeda antara kedua tangga nada.
Jenis Interval Nada dari Nada Kesatu ke Nada Ketiga
Interval nada merupakan jarak antara dua nada dalam suatu tangga nada. Jarak tersebut diukur dalam satuan semiton. Dalam tangga nada mayor dan minor, interval nada dari nada kesatu ke nada ketiga memiliki jenis yang berbeda.
Interval Nada dari Nada Kesatu ke Nada Ketiga dalam Tangga Nada Mayor
Dalam tangga nada mayor, interval nada dari nada kesatu ke nada ketiga adalah terts mayor. Terts mayor terdiri dari empat semiton. Contohnya, dalam tangga nada C mayor, nada kesatu adalah C dan nada ketiga adalah E. Jarak antara C dan E adalah empat semiton (C-D-D#-E), sehingga membentuk terts mayor.
Interval Nada dari Nada Kesatu ke Nada Ketiga dalam Tangga Nada Minor
Dalam tangga nada minor, interval nada dari nada kesatu ke nada ketiga adalah terts minor. Terts minor terdiri dari tiga semiton. Contohnya, dalam tangga nada A minor, nada kesatu adalah A dan nada ketiga adalah C. Jarak antara A dan C adalah tiga semiton (A-A#-B-C), sehingga membentuk terts minor.
Tabel Interval Nada dari Nada Kesatu ke Nada Ketiga
Berikut tabel yang menunjukkan jenis interval nada dari nada kesatu ke nada ketiga dalam tangga nada mayor dan minor, serta contohnya:
Tangga Nada | Interval Nada | Contoh |
---|---|---|
Mayor | Terts Mayor | C-E |
Minor | Terts Minor | A-C |
Pentingnya Memahami Interval Nada: Interval Nada Dari Nada Kesatu Ke Nada Ketiga Disebut
Interval nada merupakan jarak antara dua nada dalam musik. Memahami interval nada adalah kunci untuk membangun pondasi yang kuat dalam musik, terutama dalam komposisi dan harmoni. Dengan memahami interval nada, kita dapat membangun melodi yang menarik, menciptakan akord yang harmonis, dan memahami struktur musik secara keseluruhan.
Mengenal Interval Nada dalam Melodi, Interval nada dari nada kesatu ke nada ketiga disebut
Interval nada sangat penting dalam membangun melodi yang menarik. Interval yang berbeda menciptakan rasa yang berbeda dalam musik. Misalnya, interval nada mayor ketiga (seperti C ke E) terdengar lebih cerah dan ceria dibandingkan dengan interval nada minor ketiga (seperti C ke Eb) yang terdengar lebih melankolis. Dengan memahami interval nada, kita dapat memilih interval yang tepat untuk menciptakan emosi dan suasana yang ingin kita capai dalam melodi.
Interval Nada dalam Harmoni
Interval nada juga merupakan dasar dari harmoni dalam musik. Akord dibentuk oleh kombinasi nada yang membentuk interval nada tertentu. Interval nada yang berbeda menciptakan kualitas harmonis yang berbeda. Misalnya, akord mayor dibangun berdasarkan interval nada mayor, sedangkan akord minor dibangun berdasarkan interval nada minor. Memahami interval nada memungkinkan kita untuk memahami bagaimana akord dibangun dan bagaimana mereka saling berhubungan dalam suatu komposisi.
Memahami Struktur Musik
Interval nada memainkan peran penting dalam memahami struktur musik. Banyak struktur musik klasik, seperti sonata dan fuga, dibangun berdasarkan pola interval nada yang spesifik. Memahami interval nada membantu kita untuk menganalisis dan memahami bagaimana musik dibangun dan bagaimana berbagai bagian musik saling berhubungan.